Lebaran, Mohon Jangan Dulu Datang..
Monday, September 14, 2009
Ya. Saya serius. Mohon jangan dulu datang, saya masih asyik dengan bulan yang satu ini. Kemesraan kami serasa baru berlangsung sebentar. Sedang coba perbaiki yang rusak, tambal yang bolong, isi yang kosong. Tolong jangan ‘gusur’ masa sakral ini dengan gegap gempita petasan dan kembang api, konvoi asap di jalan-jalan, pesta-pesta, hamburan makanan, uang baru, baju baru, liburan panjang, belanja-belanja.
Saya hanya ingin berduaan, intim dengan bulan yang khidmat ini, melewati setiap bulir masa yang mengalir memaknai garis hidup ini. Kesempatan langka yang hanya satu tahun sekali ini akan segera engkau lunturkan dengan kesenangan-kesenangan yang segera membuat lena.
Baju baru hanya akan membuat kami bangga, uang baru hanya akan mengundang riya, perut kenyang hanya akan membuat kami lupa. Tolong biarkan saya menikmati dahaga ini. Rasa lapar yang sama sekali tidak mendatangkan sengsara. Pengendalian yang membuncahkan rasa bahagia.
Masa ini adalah masa yang amat sangat istimewa. Ada generasi yang terlahir disini, pewaris tahta, penuai puja nan jauh dari riya. Semoga menjadi makhluk berguna.
Wahai Lebaran, mohon engkau jangan dulu datang..
Wednesday, September 16, 2009 at 7:39 AM
bagus banget Fad;)
Monday, September 21, 2009 at 7:02 AM
I like it..
Thursday, October 8, 2009 at 1:47 PM
bagus banget nih tulisannya…